Pada suatu masa…
Ketika tak ada lagi suara
Ketika kata-kata terlingkupi derita
Ketika langkah kaki tak ada lagi cerita
Kuterlelap dalam naungan air mata
Menanti datangnya permata
Sedihku merasuki hampa…
Tanpamu aku merana
Ketika nada-nada tertusuk perkara
Aroma nurani menyengat kepala
Kuterlena dalam dekapan saujana
Meramu jamu penghangat dosa
Pada suatu masa…
Ketika tak ada lagi suara
Sedihku merasuki hampa…
Tanpamu aku merana.
Kurniawana at Jogja, Januari 2007

6 komentar:
wduh sob,,sya jdi sndu2 gmana bc post x ini,,,
huwaaaa...puisinya keren banget.
apalagi foto diatasnya.bagus!!!
mendayu dayuuuuuuuuu,,
hmmmm buat capa cee?
wah...itu buat si Tora ya???
@ imam: ya begitulah cinta mam, kdang bisa membuat seorang yang kasar menjadi lembut menyendu...
@ Henny: makasih ya...
@ Inuel: klo kmu mau buatmu juga ngak apa koq nul...hehehe
@ Kucing: Toraaa!!!ngak ah...aq ngak suka kucing, hbis tetanggaku punya kucing banyak yg suka mengurangi jatah makanku sih....hehehe
selamat tinggal masa lalu, musnahkan derita dan kecewa. selamat datang pelangi, ukir hari yg happy ciptakan wajah yg berseri...........
Poskan Komentar